Semakin Dewasa Tanggung Jawab Juga Semakin Besar | Prempuan Bali

Ilustrasi Photo Via https://instagram.com/yunitadewii


Menjadi manusia yang dewasa memang bukan perkara yang mudah. Beberapa orang yang melihatnya usia dewasa adalah usia yang membuat seseorang sudah harus mampu bertanggungjawab pada hidupnya. Namun bagi yang sudah menjalani, tak jarang yang merasa biasa saja, kadang terasa berat. Kadang kita yang sudah dewasa dulu berpikir umur segini kemungkinan sudah bisa beli rumah sendiri dan barang lainnya yang nilainya tidak kecil. Tapi cobalah tanya pada orang yang sudah menjalani usia yang sudah dianggap dewasa ini. Sudahkan mereka cukup dengan hidupnya? Sudahkah segala pencapaian yang diidamkan itu tergenggam tangan? Bukannya membusungkan dada, kebanyakan orang justru belum menjadikan diri mereka sebagai sosok yang pantas dibanggakan.
Saat sudah menjalani usia dewasa ini, sebuah kesadaran menghampirimu. Hidup ternyata tidak semulus bayangan masa muamu. Kamu masih harus berjuang di tempat kerja, terseok-seok menyelesaikan studi, berusaha jadi anak yang bisa membahagiakan kedua orang tua. Usia yang sudah seperempat abad tidak berari apa-apa. Kamu masih tetap harus berupaya sekuat tenaga demi menjadi versi baik dari seorang manusia.
Di usia ini keputusan - keputusan penting harus diambil. Mau kerja dibidang apa, mau berkarir dalam dunia seperti apa. Berdoalah yang banyak jika ingin transisimu mulus.

Pendidikan Tinggi Tidak Selalu Menyelamatkan Pekerjaan Karena Semua Pencapaian Kembali Pada Usahamu

Saat sekolah bahkan kuliah kamu bisa jadi pribadi yang sangat jumawa. Merasa paling pintar. Rasanya ilmu yang didapat di bangku sekolah bahkan kuliah bisa jadi jaminan bagi kesuksesan masa depanmu nanti. Tapi kenyatannya tidak sedemikian. Gelar pendidikan tinggi yang kamu raih dengan susah payah memang bisa mengantarkanmu ke pintu gerbang kesuksesan. Tapi pencapaian selanjutnya bergantung pada seberapa tinggi kamu mau menyingsingkan lengan demi bekerja keras. Kegigihan dan kemauan untuk berjuang adalah kunci utama kesuksesan nantimya.
Hidup memang selalu punya kejutan. Salah satunya sering diberikan hidup ini adalah kenyataan bahwa kawan yang dulu kamu anggap sebelah mata justru bisa meraih kesuksesan yang lebih tinggi dari pencapaianmu. Kenyataan hidup yang disodorkan di depan matamu mau tak mau membuatmu harus percaya. Bahwa pada hakikatnya semua manusia punya kesempatan untuk berhasil, selama mereka mau berusaha. Ketika kamu mulai berkutat dengan gaji yang terbatas dan kebutuhan hidup yang makin meroket harganya, barulah kamu menyadari bahwa mau tak mau uang tetap penting dimiliki. Memang benar, uang bukanlah segalanya. Tapi hidup tanpa memiliki penghasilan yang pasti juga tak bisa membuat kebahagiaanmu pasti.
Rencana dan peta hidup yang sudah kamu buat dengan rapi di masa remaja belum tentu sepenuhnya bisa diwujudkan. Kamu bisa ajdi manusia keras kepala yang terus berkutat di kegagalan sembari menyalahkan keadaan atau dengan tegas memilih tak hirau pada masa lalu untuk kemudian melanjutkan perjalanan. Kamu masih harus tetapt berjuang. Kamu masih tetap perlu berdoa kuta-kuat supaya impian terasa semakin dekat.

Posting Komentar