Tetap Akan Kujalani Hidupku Penuh Rasa Syukur Meski Ujian Hidup Datang Silih Berganti

Tetap Akan Kujalani Hidupku Penuh Rasa Syukur Meski Ujian Hidup Datang Silih Berganti

 Hidup tak akan pernah lepas dari ujian, keribetan, dan masalah-masalah lainnya, yang bakalan bikin pusing dan terpuruk.

Hidup juga tentang penderitaan, cobaan, ujian, kemelaratan, musibah dan juga tentang kebahagiaan. Semua tetap harus kita jalani, meski kadang beberapa dari kita lebih sering merasakan kedukaan ketimbang kebahagiaan.

Setiap Orang Punya Ujian Hidup Masing-Masing Dan Juga Punya Kekuatan Jiwa Yang Berbeda

Tetap Akan Kujalani Hidupku Penuh Rasa Syukur Meski Ujian Hidup Datang Silih Berganti


Jangan iri, jangan membandingkan hidup kita dengan orang lain. Sebab setiap orang punya ujian hidup yang berbeda-beda dan punya ketangguhan diri yang berbeda.

Yang berat bagi orang lain belum tentu berat bagi kita. Dengan tidak membandingkan hidup kita dengan orang lain, memungkinkan kita untuk tidak mengeluh atau menganggap Tuhan telah tidak adil pada kita dalam hal memberi ujian hidup.

Penderitaan, Cobaan Dan Segalanya Yang Menyakitkan Pasti Ada Akhirnya. Walau Kadang Akhirnya Hingga Kematian

Penderitaan pasti ada akhirnya, kita hanya perlu berusaha bangkit dan terus bangkit setiap kali ujian hidup itu datang.

Ini tidaklah mudah, bahkan sangat sulit, namun percayalah setiap keikhlasan yang kita rasakan setiap melewati ujian hidup pastilah ada hikmahnya, pasti ada pahalanya tersendiri untuk kita masing-masing.

Ada Sebagian Dari Kita Yang Memang Ditakdirkan Untuk Dimudahkan Segala Urusannya Namun Ada Juga Sebaliknya

Kenyataannya memang selalu ada perbedaan dalam setiap hidup orang. Ada sebagian lain yang ditakdirkan cukup beruntung, apa yang diharapkan dan diusahakan pasti mudah didapatkan.

Sebaliknya ada yang kurang beruntung, dimana apa yang diusahakan, dicita-citakan dan didoakan sekuat tenag, tetap saja segalanya tak bisa dimiliki, tercapai ataupun selesai.

Tak Ada Yang Tahu Pertolongan Apa Dan “Hadiah” Macam Apa Yang Akan Tuhan Berikan Pada Kita

Hidup yang menyakitkan, takdir yang terasa tidak adil, tetaplah harus kita jalani, tetap harus kita selesaikan. Jangan mengakhiri, jangan menyerah sebelum waktunya Tuhan memberi “tanda” bahwa sudah selesai waktunya “menderita” bagi kita.

Percaya satu hal, bahwa jika kamu sudah menjalani hidup ini sebaik mungkin tanpa menyakiti siapapun, kita akan bahagia, dan seperti apa kebahagian itu, hanya Tuhan dan kita sendiri yang akan merasakannya, nanti.

Luka Itu Memberikan Kita Kekuatan, Dan Kekurangan Mengajarkan Kita Keikhlasan

Sejatinya luka memanglah menyakitkan, namun jika kita mampu menghadapinya, kita akan sanggup menjadi pribadi yang tangguh.

Tidak gampang menyerah pada hal-hal yang menyakitkan, termasuk saat kita kehilangan.

Sementara kekurangan akan melatih kita untuk ikhlas pada segalanya, yang terasa menyakitkan, pada segalanya yang tak bisa kita miliki.

Posting Komentar