Kamu Yang Biasa Tampil Apa Adanya, Sekali Keluar Cetar Membahana

 

Kamu Yang Biasa Tampil Apa Adanya, Sekali Keluar Cetar Membahana

Kita hidup pada zaman di mana sebuah media sedang “asik-asiknya” mengekspos kecantikan dan popularitas luar seorang manusia. Untuk mengikuti tren itu, tak sedikit orang yang habis-habisan mengubah penampilannya hanya demi memuaskan orang lain yang bahkan tak mereka kenal.

Namun jika kamu nggak termasuk dalam ‘golongan’ orang yang mementingkan pencitraan–termasuk golongan orang jarang dandan, maka berbanggalah. Tapi, untuk Kamu yang biasa tampil sehari-hari biasa saja, namun sekali keluar cetar membahana, itu woww.. hehe... Karena dengan berani mengangkat citra diri sejati ke permukaan, secara nggak sadar kamu telah merasakan beberapa kebaikan yang akan Prempuan Bali ungkap di bawah ini.

Kamu menghargai orang lain apa adanya, karena kamu mengerti bagaimana rasanya dihargai dan diapresiasi berdasarkan siapa dirimu sendiri.

Orang-orang yang jarang menggunakan make up berlebihan adalah pribadi yang realistis dan jujur terhadap diri sendiri. Dan ketika mereka bersama dengan orang lain, mereka nggak perlu khawatir untuk memikirkan bagaimana anggapan orang lain terhadap diri mereka. Sehingga mereka menjadi pribadi yang mampu mengapresiasi kecantikan alami seseorang.

Jarang menggunakan make up berlebihan membuatmu mampu menghemat banyak waktu ketika berdandan

Meskipun menggunakan make up ringan memang memakan waktu, namun dengan tidak menggunakan make up berlebihan kamu bisa menghemat waktu dan lebih efisien terhadap semua kegiatanmu. Sehingga kamu akan terbiasa untuk selalu berperilaku efisien dan tidak membuang waktu. Bukankah itu sikap yang hebat?

Pencitraan? Hal itu sudah lama kamu tinggalkan. Kamu nggak akan mau repot-repot supaya orang lain terkesan

  1. Belajarlah untuk berani menerima diri sendiri...
  2. Belajarlah untuk berani menerima diri sendiri… 

Meskipun kamu mengerti bahwa selera setiap orang berbeda, kamu nggak akan pernah mencoba untuk membuat penampilan luarmu sesuai dengan standar yang mereka mau hanya untuk ‘diterima’ oleh mereka. Justru, kamu akan mencoba untuk menonjolkan sisi unikmu ke permukaan supaya mereka sadar bahwa dirimu tak sepenuhnya mengikuti arus pasaran.

Selain hemat waktu, kamu juga akan lebih menghemat pengeluaranmu karena tak harus membeli ini itu.

Hemat pangkal kaya, euy...

Marilah mencoba bersikap realistis.

Produk kecantikan yang asli akan merogoh kantongmu dalam-dalam, dan nggak akan ada jaminan jika penampilanmu akan menakjubkan dengan jumlah ‘investasi’ yang kamu habiskan. Belum lagi kamu yang salah menggunakan kosmetik dan alhasil menimbulkan sejumlah alergi pada wajahmu.

Produk kecantikan KW alias abal-abal memang murah dan menggiurkan, tapi apa kamu rela untuk menggunakannya pada wajahmu? Dan tahukah kamu bahwa sebuah penelitian mengungkap bahwa kosmetik palsu mengandung sejumlah zat tak lazim seperti kotoran tikus dan urin manusia di dalamnya. Nggak percaya? Percayalah.

Karena terbiasa tampil apa adanya, orang-orang mulai melihatmu dari sisi lainnya yang jarang terjamah mata biasa

Siapa yang butuh pencitraan jika kamu bisa lebih menakjubkan?

Mungkin orang memang akan tertarik dengan penampilanmu. Namun ini tak akan berlangsung selamanya. Hal yang akan selamanya diingat orang tentangmu adalah kebaikan, kehangatan, dan kasih sayang yang kamu berikan pada mereka. Hal-hal menakjubkan ini tidak perlu dipercantik dengan make up, namun dengan sikap yang dewasa dan penghargaan yang bijak tidak hanya atas dirimu sendiri, namun untuk dunia di sekitarmu.

Jika kamu memiliki bakat menakjubkan seperti bermain basket atau voli, orang-orang tak akan peduli lagi mengenai bagaimana kamu mempercantik diri. Because you already is.

Tingkat kepercayaan dirimu pun meningkat karena kamu terbiasa tampil apa adanya dan melihat bahwa orang-orang tak mempermasalahkannya

Bertemanlah dengan mereka yang menerimamu apa adanya...

Meskipun beberapa orang menganggap bahwa keputusanmu untuk tidak menggunakan make up adalah pemikiran yang aneh, perlu kamu ketahui bahwa kamu nggak aneh. Kamu menganggap bahwa menggunakan make up adalah hal yang normal dan kamu nggak pernah mempermasalahkannya. Kamu hanya tidak terlalu menyukai anggapan orang bahwa kamu harus menggunakan topeng tertentu ketika bertemu.

Kebiasaanmu untuk tampil adanya membuatmu semakin mengapresiasi dan menghargai keindahan tubuh dan pikiran seseorang. Kamu tahu bahwa setiap orang cantik apa adanya.

“Wajahmu mengalihkan duniaku.”

Temukan seseorang yang mengatakan demikian padamu. Bukannya menyuruhmu menggunakan ini itu.

Biarkan orang menerimamu karena siapa dirimu, bukan dengan bagaimana penampilanmu.

Kamu mampu menghadapi berbagai perubahan since people is aging everyday

Semua orang pasti menua...

Suka ataupun tidak, kita semua akan menua. Dan karena kamu terbiasa tampil tanpa menggunakan make up berlebih, kamu menyadari bahwa suatu saat kamu akan keriput saat berusia senja. Alih-alih panik dan ribut untuk suntik botoks, silikon atau apalah namanya, secara bijak kamu akan menerima kenyataan bahwa usia tua bukanalh hal yang pantas untuk ditakutkan.

Kamu punya definisi bahagiamu sendiri. Karena kamu tahu bahwa bahagiamu tak ditentukan lewat pendapat orang mengenai siapa kamu

Mari berpikir secara independen. Kamu nggak perlu berusaha mati-matian untuk terlihat cantik dan nggak harus menjadi korban propaganda media mengenai puluhan kosmetik yang membuatmu tampil ‘sempurna’ dan menawan karena kamu telah sempurna dan nyaman dengan jati dirimu yang sebenarnya. Kamu tahu arti sebuah kebahagiaan karena kesederhanaanmu itulah yang membuat hidupmu bahagia dan menakjubkan daripada sebuah ‘keindahan’ yang ditawarkan perlengkapan kosmetik mewah dan mahal tawarkan.

Karena sebenarnya kumpulan kosmetik mahal itu tidak mampu menutupi apapun dari dirimu dan senyum indahmu.

Untuk kamu yang masih sering mengenakan make up berlebih, belajarlah untuk mulai menerima diri sendiri dan ketahuilah bahwa Tuhan tidak pernah salah dalam menciptakan. Biarkan orang menilaimu karena kepribadian dan keunikanmu, bukan karena apa yang kamu tunjukkan di depan mereka.

You’re on the right track, because you were born this way… 🙂

Posting Komentar